Sunday, June 07, 2009
PENCOBAAN-PENCOBAAN DI DALAM DIRI MANUSIA
Oleh Pdt. Frans Z. Assa
Yakobus 1:14 - Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
Mulai dari ayat 13, Yakobus bukan lagi berbicara tentang pencobaan-pencobaan yang berada di luar diri manusia tetapi ia membahas pencobaan yang ada di dalam diri manusia. Peirazō yang berarti menampilkan keinginan-keinginan/kelemahan manusia kemudian menggunakan kelemahan ini, menjeratnya dan kemudian manusia akan gagal/hancur sama sekali. Menjelang Yesus datang kali yang kedua pencobaan-pencobaan di dalam diri manusia frekuensinya akan makin tajam untuk menguji apakah kita layak untuk menjadi pengantin Kristus.
Mungkin muncul satu pertanyaan Tuhan berkata Akulah gembala yang baik, tapi kenapa Tuhan ijinkan peirazō (pencobaan yang menyentuh diri kita) datang menjerat? Ketika Tuhan ciptakan manusia Tuhan ciptakan dengan kebebasan untuk memilih, diberikan hak untuk berbicara, berpikir, dan mengambil keputusan. Di sinilah letak kebaikan Allah pada kita.
Matius 13:4 - Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis; hubungkan dengan Kejadian 1:20 - "Hendaklah dalam air berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala.” Inilah letak kedaulatan Allah terhadap ciptaanNya baik kepada manusia yang membawa citra Allah dan makhluk ciptaan Allah juga diberi hak, mereka juga diberi kebebasan. Burung-burung bebas untuk memakan benih yang ditabur, bebas untuk membuat rumah, membuang kotoran; manusia pun diberi kebebasan untuk mengambil keputusan kalau burung bersarang manusia bebas untuk mengusirnya atau membiarkannya.
Beberapa contoh orang-orang yang gagal mengambil keputusan dan terjebak dalam pencobaan-pencobaan yang ada dalam dirinya:
1.Akhan.
Setelah orang Israel mengalahkan Yerikho, di dekat mereka ada kota Ai yang kecil dan mereka berangkat menyerang kota Ai yang dianggap kecil tapi justru mereka dikalahkan oleh penduduk Ai. Kenapa mereka gagal? Yosua 6:18, ketika orang Israel menaklukkan Yerikho, Tuhan sudah berfirman pada Yosua untuk menjaga diri terhadap barang-barang yang dikhususkan untuk dimusnahkan. Yosua 7:20-21, Akhan gagal untuk mengusir burung yang ada di kepalanya, Tuhan sudah memberi perintah mengusir burung seindah apapun, tapi Akhan mengambilnya. Peirazō adalah godaan-godaan yang sangat menyentuh daging. Kita diberi kebebasan untuk berkata tidak untuk yang harus berkata tidak dan ya untuk yang harus kita lakukan.
2.Simson.
Hakim-hakim 14:5-9, Simson mengambil madu dari bangkai singa yang dibunuhnya dalam perjalanan ke Timna untuk mengambil gadis Filistin menjadi istrinya. Simson ingat ia seorang nazir Allah, seorang nazir Allah tidak diperbolehkan menyentuh bangkai tapi ia tidak mau mengusir burung-burung yang memakan benih firman Allah dan ia terseret.
3.Yunus.
Yunus 1:1-3, Yunus tidak mengambil ketegasan untuk memilih mengusir burung yang mencoba bersarang di kepalanya yang mengorek tentang masa lalunya --orang-orang Niniwe-lah yang menyebabkan nenek moyang Yunus menjadi miskin akibat serangan mereka-- ketika Tuhan menyuruh dia untuk pergi ke Niniwe memberitakan kabar kesukaan supaya penduduk Niniwe bertobat justru Yunus lari ke Tarsis.
Kematian sudah menanti Akhan di lembah Akhor, ia dilontari batu dan dibakar di sana beserta keluarganya; Simson tidak mau mengusir burung yang mau makan firman Allah, penjara di Gaza telah menunggunya, ia kehilangan matanya dan ia mati di sana; Yunus melawan firman Allah, ikan besar disiapkan untuk menelannya.
Jerat yang paling berbahaya di akhir zaman Paulus katakan dalam Galatia 5:19-21 ada 15 macam jerat Iblis/anak panah musuh yang diarahkan pada manusia yaitu semua keinginan daging. Jangan terjebak, buang dan tolak semuanya! Karena akan menghancurkan bangunan rohani dan penghambat sehingga arus Roh Kudus tidak bisa masuk dan kita tidak bisa menangkap isyarat dari Tuhan. Tuhan memberi kebebasan untuk mengusir keinginan daging, ketika kita mengambil pilihan untuk mengusirnya, Tuhan memberikan jaminan janji dalam Nahum 1:13 - Sekarang, Aku akan mematahkan gandarnya yang memberati engkau, dan akan memutuskan belenggu-belenggu yang mengikat engkau. Tuhan bukan hanya melepaskan dari gandar apapun, tetapi akan mematahkannya. Dan Ia bukan hanya melonggarkan dari belenggu-belenggu tetapi putuskan, hancurkan belenggu apapun. Puji Tuhan !
Amin.
Sunday, May 31, 2009
ALLAH SUMBER PENGHARAPAN
Oleh Pdt. Frans Z. Assa
Roma 15:13 - Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.
Roh Kudus mempunyai peran dalam kehidupan setiap pribadi untuk memulihkan/merestorasi, sebelum memulihkan Roh Kudus akan mengadakan penelitian/investigasi; itu sebabnya Daud berkata ujilah hatiku, apa saja yang sudah rusak maka Roh Kudus akan mengadakan perbaikan.
Berangkat dari ayat-ayat sebelumnya, dari pengalaman-pengalaman masa lampau, Paulus mengambil kesimpulan bahwa Allah adalah sumber pengharapan. Ayat 9, Paulus mengangkat pengalaman Daud, Daud disusahkan oleh mertuanya, Daud akan dibunuh bahkan sahabat sekaligus penasihatnya justru mengkhianati dia. Ayat 10 adalah pengalaman Musa yang mengalami pembelaan Allah ketika ditentang oleh banyak orang. Ayat 11 adalah pengalaman Daud ketika Tuhan membebaskan dia dari jerat-jerat musuh. Ayat 12 merupakan pengalaman Yesaya, ia selalu disusahkan ketika Tuhan tetapkan dia untuk menjadi penasihat raja dan nabi bagi orang Israel yang selalu memberontak kepada Tuhan. Mengapa mereka tetap setia dalam panggilan Allah?
Dari pengalaman-pengalaman ini Paulus menarik kesimpulan Allah sumber pengharapan, Ia akan memenuhi kita dengan segala sukacita (fill you with all joy) sesuai kebutuhan kita; Ia akan melimpahkan damai sejahtera (= peace diangkat dari kata pax – bahasa Latin yang berarti diatur yang rapi). Apakah kita sedang menghadapi persoalan, tanggung jawab yang sulit bagaikan barang yang berantakan? Tuhan adalah sumber pengharapan, Dia akan menata yang kita tidak bisa tata lagi, Ia tahu persis bagaimana membenahi hidup kita. Tuhan akan memberikan kita pengharapan dalam kekuatan Roh Kudus yang tidak ada habis-habisnya. Bagaimana caranya agar Roh Kudus dicurahkan berlimpah-limpah dalam hidup kita?
Kisah Para Rasul 3:19-21, hal yang pertama adalah kita harus sadar dan bertobat (= berbalik arah dan mengalami pembaharuan hati = menginsyafi bahwa ia sangat membutuhkan Tuhan) maka Tuhan akan mendatangkan waktu penyegaran dan Tuhan akan mengadakan pemulihan dalam segala sesuatu, merestorasi, memperbaiki.
Seseorang yang hancur, rusak kemudian sadar dan bertobat maka ia akan mengalami penyegaran, pemulihan dan kelimpahan. Lukas 15:11-20, anak bungsu mengambil keputusan untuk meminta bagiannya dan ia tinggalkan rumah ayahnya. Pernahkah kita berpikir meninggalkan gereja lokal (rumah) yang merupakan anugerah supaya kita bertumbuh dan berperan di sana? Apapun keadaan gereja lokal kalau kita diijinkan Tuhan berada di sana jangan tinggalkan Tuhan karena akan mengalami sesuatu yang pahit (Yeremia 2:19, Rut 1:1-5).
Lukas 15:17, 18, saat anak bungsu dalam penderitaan, ia sadar dan mengambil keputusan untuk kembali kepada bapanya. Bukan hanya berbalik haluan tapi ia meninggalkan kesalahan-kesalahan dan ia disayangi Tuhan, apa yang telah hilang Tuhan mau kembalikan, Tuhan akan memulihkan (Amsal 28:13). Saat anak bungsu bertindak (Lukas 15:20), ia mulai dipulihkan, jubah lama dilepaskan lalu diberi jubah yang terbaik; ia menerima cincin (meterai = menunjukkan ia resmi adalah anak bapa; hak = ia anak ia mempunyai hak), dulu ia berkata ‘give me’ (berikan aku) hanya menuntut, tidak pernah sadar akan kewajiban tapi sekarang ia berkata ‘make me’ (jadikan aku) mulai bertumbuh dalam tanggung jawab. Seorang Kristen yang dewasa, ia punya tanggung jawab di manapun ia berada, jangan hanya menuntut hak. Dan akhirnya anak bungsu diberikan sepatu (berbicara tentang berkat yang diberikan pada Asyer). Ulangan 33:24, 25 - ...dan biarlah ia mencelupkan kakinya ke dalam minyak... perhatikan bangsa Israel yang selama 40 tahun mengembara di padang gurun, kasutnya tidak pernah aus, ketika seseorang mau dipulihkan, ketika Roh Kudus mengadakan investigasi hati, emosi, pikiran, kemauan, tekad dan ia bersedia didata dan mengijinkan Roh Kudus untuk menginvestigasinya maka kakinya akan dicelupkan ke dalam minyak. Yosua 1:3 mengatakan setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu... diinjak = kaphaph – bahasa Ibrani yang berarti ia akan menjadi pemenang di sana, ia akan dapat membelokkan arus sungai Yordan ke hulu (Mazmur 114:3), dan pintu surga akan terbuka baginya. Maukah kita dipulihkan dan dipenuhkan dengan Roh Kudus?
Amin.
Sunday, May 24, 2009
PERAN ROH KUDUS DALAM SETIAP PRIBADI
Oleh Pdt. Frans Z. Assa
Yehezkiel 36:27 - Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.
Sembilan tahun sesudah Daniel berada di Babel, dipanggillah Yehezkiel supaya menyusul ke Babel karena Daniel melihat mereka yang ditawan di Babel memerlukan perawatan rohani. Sebenarnya Yehezkiel juga terbeban dengan pelayanan jemaat di Yerusalem yang terdiri dari orang-orang yang sederhana dan tidak produktif dilayani oleh Yeremia sudah berusia lanjut dan sangat terbatas; tapi Roh Allah berbicara lewat surat yang dilayangkan Daniel, Yehezkiel melihat begitu banyak yang perlu diselesaikan, ia berdoa dan Tuhan perlihatkan begitu banyak nubuatan-nubuatan yang dibutuhkan oleh mereka pada waktu itu dan kita yang berada di akhir zaman. Pada waktu itu orang-orang Yehuda berpikir habislah kita sebab semua sudah dirampas dan mereka tidak memiliki apa-apa. Kemudian Tuhan memberitahu kepada Yehezkiel untuk memberitakan kepada semua; Roh-Ku akan Kurelakan diam di dalam setiap kepala/pribadi bukan hanya di setiap kelompok karena Allah sangat berkepentingan dengan setiap pribadi.
Tuhan bukan hanya datang di antara kita, tapi Dia ingin masuk dalam hidup kita dan ketika Dia mau tinggal dalam hidup kita dalam bentuk Roh; Yesus memberi penjelasan dalam Yohanes 4:24 - Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran. Kalau Ia mau tinggal dalam hidup kita, kita perlu rawat, perlu jaga dan perlu bergaul bersama-sama karena Ia sebagai satu pribadi jangan sampai kita membuatNya berdukacita (Efesus 4:30). Allah mau tinggal dalam hidup kita, ketika tempat huniannya ternyata menyimpan dendam, memelihara dan memupuk kebencian, itu akan membuat Roh Kudus berdukacita. Roh juga bisa merasa terhina, tersinggung. Kisah Para Rasul 5:3-4, ketika Ananias mendustai Roh Kudus, ia bukan hanya mendustai Roh sebagai penuntun, dan pemberi semangat tapi ia mendustai Roh sebagai pribadi Allah sendiri.
Roh itu mempunyai ide, sebagai satu pribadi yang sangat kreatif, begitu inovatif, variatif sesuai kebutuhan keselamatan, kebutuhan jasmani, dan kebutuhan rohani kita. Begitu banyak caranya untuk membuka jalan, menjawab doa kita. Kisah Para Rasul 16:6-7, Paulus dan Silas mempunyai rencana untuk berada di pesisir daerah Turki Selatan, menurut akal perlu untuk meneguhkan, melawati jemaat-jemaat yang ada di sana, tapi Roh Kudus yang punya ide mencegah kepada mereka. Roh bisa mencegah kita dan kita harus peka dan tunduk pada pimpinan Roh.
Roh Kudus pun tahu persis posisi seseorang. Kisah Para Rasul 8:26-29, kalau Roh Kudus bekerja tidak ada jarak yang terlalu panjang, tidak ada beban yang terlalu berat dan yang mustahil menjadi tidak mustahil, Roh Kudus membawa Filipus begitu cepat dari Samaria dan tiba di Gaza (jarak Samaria – Gaza begitu jauh) untuk memberitakan Injil kepada seorang sida-sida Etiopia.
Roh Kudus memberikan pengertian, pemahaman tentang rancangan Allah di dalam diri seseorang. Mazmur 139:13, Yeremia 1:4-5, Tuhan sementara membentuk/membuat satu helai kain, kemudian Ia tahu persis helai kain ini akan digunakan untuk apa, dijadikan apa. Ketika Tuhan menenun Yusuf di dalam rahim ibunya, Tuhan menetapkan dia melalui satu vision di Kejadian pasal 37 menjadi pemimpin di mesir. Ketika ia bermimpi matahari dan bulan (orangtuanya) dan kesebelas bintang (saudara-saudaranya) semuanya datang mengelilingi dan menyembah dia, peristiwa ini terjadi 22 tahun sebelum kelaparan besar terjadi di Mesir. Untuk menghadapi kelaparan besar di Mesir, Tuhan siapkan tenunan tadi menjadi bakal pemimpin di Mesir untuk memberi makan orang Mesir dan keluarganya. Untuk sampai di tahta di Mesir ketika Yusuf bermimpi, mulailah ia mengalami penderitaan seperti sebatang lilin –ia tidak bisa memilih akan disimpan ataukah akan dibakar oleh pemiliknya– ia harus menyerah kepada pemiliknya. Saat Tuhan perlihatkan kepadanya ia bakal menjadi pemimpin justru kakak-kakaknya datang mengambil korek api dan menyalakannya, saat ia berpindah ke Mesir, batangnya makin pendek, sumbunya makin hitam, ia dibuang ke penjara karena fitnah istri Potifar tapi Yusuf tidak pernah ‘protes’ tapi ia berkata jadilah kehendakMu bukan kehendakku yang jadi. Setelah genap waktunya lilin yang terbakar, ia keluar dari penjara dan ketika ia ditahbiskan menjadi raja muda di Mesir, Firaun berkata: "Mungkinkah kita mendapat orang seperti ini, seorang yang penuh dengan Roh Allah?", Kejadian 41:37,38.
Maukah kita dipenuhkan dengan Roh Kudus? Roh Kudus tahu persis apa yang tersembunyi dan terselubung di hadapan kita, ketika kita dipenuhkan kuasa Roh Kudus, Roh Kudus akan tampil untuk mengutarakan semuanya.
Amin.
Sunday, May 17, 2009
LATIHLAH DIRIMU BERIBADAH !
Oleh Pdt. Otniel Adinugraha - Solo
Kekristenan adalah satu agama yang berpusat kepada Allah, segala sesuatu diarahkan kepada Allah. Sekitar 200-300 tahun yang lalu kekristenan di Eropa mengalami kejenuhan sekian lama mengikut Tuhan tetap mengalami permasalahan hidup masalah-masalah yang tidak teratasi ini menimbulkan satu cara, pemikiran kalau kekristenan sudah tidak bisa kita andalkan lalu bagaimana kita mengatasinya kalau kita terus-menerus menghadapi permasalahan. Pada saat seperti inilah keresahan anak-anak Tuhan dibaca oleh Iblis. Iblis berusaha secara halus, perlahan dia bekerja melalui solusi yang ditawarkan yaitu “new age movement” (gerakan zaman baru) kalau kita mau mengalami perubahan-perubahan dalam hidup kita, kita harus kembali ke kesadaran batin dan tidak lagi mengarah pada Allah, kita punya kemampuan, energi, hanya belum dikembangkan Hati-hati! Ini sangat berbahaya dan sekarang perlahan-lahan mulai dikembangkan.
I Timotius 4:7b-10 - Latihlah dirimu beribadah... Kata latih berarti latihan, disiplin. Kalau ibadah mau menghasilkan sesuatu harus terus-menerus latihan, harus disiplin. Ibadah yang teratur, disiplin berguna untuk hidup kita selagi berada di muka bumi sampai kekal dan tidaklah mudah karena kita harus berjerih payah dan berjuang dengan pengorbanan.
II Korintus 2:11 - supaya Iblis jangan beroleh keuntungan atas kita... Seharusnya yang memetik keuntungan dari ibadah itu kita bukan Iblis, tapi Iblis tahu bersiasat, 200-300 tahun yang lalu orang-orang Eropa beribadah tapi jenuh dan tidak memperoleh keuntungan, justru Iblis yang memperoleh keuntungan. Apa keuntungan yang diperoleh Iblis? Ini merupakan proses, ada solusi yang diberikan oleh Iblis sehingga muncul New Age Movement prinsipnya one in all and all in one menuju pada one world, unity, oneness (menuju pada antikris).
Waktu kita dalam ibadah tidak sungguh-sungguh, tidak disiplin maka Iblis menawarkan kalau engkau mau mengikuti dunia, dunia tinggal di dalammu, kamu dikuasai dunia dan akan ada solusi, padahal Alkitab katakan dalam I Yohanes 2:17 - Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.
Bagaimana supaya tidak lenyap? I Yohanes 5:4 - sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. Iman kepada Allah hari-hari ini yang sedang dikikis sehingga saat seseorang menghadapi permasalah tidak lagi beriman kepada Allah, merasa Tuhan terlambat menolong. Gerakan zaman baru bertujuan fokus kepada Allah perlahan-lahan digeser sehingga manusia mengandalkan kemampuan diri sendiri supaya dunia menguasai dan tinggal dalam dirinya, manusia didorong untuk mencapai keutuhan, kesatuan dengan cara:
1.harus mengembangkan potensi dan meluaskan kesadaran diri;
2.menyerap sebanyak mungkin energi (dunia merupakan jaringan gelombang energi-energi alam);
3.energi itu ada di dalam allah (ilah-ilah), dunia, bumi dan manusia, cara menyerapnya dengan meditasi, penyembuhan batin, bola kristal, musik, warna, terapi kelompok (sharing pengalaman trauma, rasa, visi), oneness, one world sebagai keseimbangan keharmonisan yang merupakan order agar memperoleh peace (damai), love (kasih), not war (tidak ada perang).
Kekristenan, kesehatan dan sukacita itu bukan bayangan tapi kenyataan apabila Roh Allah tinggal dalam hidup kita. New age movement menjadi nyata waktu kelompok The Beatles yang mempunyai guru spiritual dan lahir lagu ‘imagine’ (bayangkan), yang menjadi sasaran gerakan zaman baru supaya kita tidak menyembah Allah, tidak mengasihi Tuhan dengan bulat hati. Iman, pusat penyembahan perlahan-lahan mulai digeser karena tujuannya hanya hal-hal lahiriah dan kalau tidak terpenuhi maka hal-hal rohaniah dikorbankan.
Apa yang dikatakan Alkitab soal kesehatan? Pola hidup yang sehat adalah memperhatikan jenis-jenis makan kesehatan, pola kebersihan dan berolah raga.
Bagaimana sebab-sebab timbulnya penyakit:
1.Ketidaktaatan – Keluaran 15:26. Solusinya mengaku dosa dan mohon pengampunan Tuhan.
2.Keserakahan – II Raja-raja 5:20-27. Solusinya kesadaran dan pengendalian diri.
3.Pekerjaan Iblis – Ayub 2:7. Solusinya pemulihan dari Allah.
4.Pemberontakan – Bilangan 12:1, 10. Solusinya mendatangi orang yang disakiti dan menyelesaikan masalahnya.
5.Lanjut usia – Mazmur 90:10.
6.Kebencian dan kepahitan – Ulangan 7:16. Solusinya masalah diselesaikan dan beban pikiran diserahkan pada Tuhan.
Bila keinginan belum terpenuhi (sudah melakukan pembenahan tapi permasalahan masih ada): I Tesalonika 5:18 - Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. Allah siap menolong kita (Roma 8:28). Allah menentukan batas-batas di mana musuh boleh menyerang kita (Ayub 1:12; 2:6), Ayub mengalami penderitaan-penderitaan tapi musuh diberikan batas-batas oleh Tuhan. Waktu kita mengalami permasalahan yang belum terselesaikan sampai sekarang kebaikan Allah yang bagaimana yang bisa kita lihat? Tuhan sedang menunjukkan kepada dunia, ini anakKu yang memiliki kualitas, ini yang Allah pertahankan sehingga kita tidak mudah menyerah, tidak mudah jatuh dan menyangkal Allah tapi kita tetap fokus kepada Allah.
Amin.
Sunday, May 10, 2009
DISELAMATKAN DARI KESUKARAN
Oleh Pdt. Mance Maniku – Blitar
Amsal 11:8 – Orang benar diselamatkan dari kesukaran, lalu orang fasik menggantikannya.
Ayat ini ditulis oleh Salomo bukan sekedar teori sebab kekristenan bukan teori tapi realita berdasarkan pengalaman hidupnya dengan Tuhan. Untuk apa slogan, pujian, Tuhan dahsyat lalu kita tidak mengalami Tuhan yang dahsyat dalam hidup kita? Ada saat Tuhan mengijinkan suatu kesukaran datang tapi ada saat Ia meloloskan kita dari berbagai hal yang besar.
Bagaimana kita dapat melihat seseorang tegar?
Sekarang hampir di semua lini kehidupan orang mempersiapkan diri tegar menghadapi banyak hal, tegar bisa dilihat saat seseorang menghadapi tekanan, peperangan. Agar kita terus memiliki kekuatan (tegar):
1.Mazmur 8:3 – Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.
Kenapa Tuhan meletakkan dasar pada bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu bukan pada orang yang sudah dewasa? Karena bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu pasrah kepada orangtua, diperlakukan apapun mereka diam dan tidak melawan; Tuhan minta supaya kita pasrah total di hadapanNya, dari sinilah kekuatan akan Tuhan berikan pada kita.
Yohanes 15:4 – Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Jangan mengeluh dengan hidup, belajarlah bersyukur, bangkitkan semangat, untuk menghadapi tekanan yang besar jangan memakai akal, bersandarlah pada Tuhan.
II Tawarikh 20:1-3. Bagaimana Yosafat dapat lolos dari kesukaran ketika bani Moab dan bani Amon dan pasukan Meunim mengepung dia dan orang Israel? Ketika ia tiba pada pengakuan “kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini... mata kami tertuju kepada-Mu” (II Tawarikh 20:10-12); saat pandangan kita ke arah Tuhan (sikap pasrah total) kita akan mengalami kemenangan yang luar biasa. Moab dan Amon (keturunan Lot dan anak perempuannya) adalah gambaran hawa nafsu dunia, keserakahan, ketidaktaatan hal-hal yang mengepung kita secara rohani membuat kita tak berdaya supaya kita mempunyai pola mereka tapi kita harus tampil dengan sikap yang berbeda, sikap hidup yang sudah diubahkan oleh Tuhan, kalau kita tidak mengandalkan Tuhan, kita akan jatuh.
2.Ayub 36:11 – Jikalau mereka mendengar dan takluk, maka mereka hidup mujur sampai akhir hari-hari mereka dan senang sampai akhir tahun-tahun mereka.
Mendengar dan takluk dalam terjemahan bahasa Inggris dikatakan taat dan melayani. Dosa pertama adalah ketidaktaatan dalam banyak hal. Apapun kata firman Allah bertentangan dengan logika sekalipun kita harus taat kepada Tuhan. Kita harus melakukan semua bagian firman Allah, jangan hanya sebagian yang kita lakukan. Kita belum sempurna mungkin ada satu saat kita gagal tapi kekuatan Tuhan akan turun sebab ketaatan kita pada Tuhan dan Tuhan akan menyempurnakan.
3.Mazmur 91:14-15 – Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.
Kita harus melekat lebih erat lagi pada Tuhan sampai kita dapat berkata seperti Paulus katakan dalam Roma 8:35, kesukaran boleh datang dalam hidup kita tapi tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Tuhan.
Firman Allah minta supaya kita tegar, pasrah, taat dan melekat lebih dekat pada Tuhan, besok merupakan misteri tapi ada janji yang pasti dari Tuhan, kita akan diselamatkan dari kesukaran.
Amin.
Sunday, May 03, 2009
SIKAP ANAK-ANAK TUHAN MENGHADAPI TANTANGAN DAN PERUBAHAN ZAMAN
Oleh Pdt. F.Z. Assa
Yakobus 1:13 - Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapa pun.
Pencobaan (peirazō) yang ada di dalam diri manusia adalah roh takut, roh cemas, roh kuatir dan hawa nafsu/keinginan daging (Roma 8:7) seringkali menggoda, menjerat dan akhirnya menghancurkan manusia. Pencobaan ini terjadi sejak dosa masuk dalam diri manusia. Pada waktu manusia diciptakan, potensi untuk dosa tidak ada dan Tuhan menciptakan manusia dengan diberikan kebebasan. Kenapa Hawa sampai tergoda? Itu adalah pilihannya. Sebelum manusia jatuh dalam dosa, manusia diciptakan untuk bersyukur, memberi tapi setelah dosa masuk manusia diajar untuk meminta, memohon sebab apa yang ada itu sudah hilang.
Menghadapi pencobaan-pencobaan ini Alkitab menubuatkan dalam II Petrus 3:17 - ... Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh. Di akhir zaman akan muncul satu arus yang begitu deras dan banyak orang akan hanyut. Dari mana arus air ini? Wahyu 12:15 - Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu. Ular menyemburkan air yang besar (banjir). Wahyu 12:9, ular menunjuk kepada naga yang besar (ular tua = penipu, pemutar balik firman Allah; ular yang telah menghancurkan misi Allah yang ada di Adam dan Hawa); Iblis = penuduh, pendakwa; Satan = pemberontak/pelawan; tujuannya menyesatkan bukan hanya orang percaya tapi seluruh dunia.
Bagaimana sikap kita menghadapi tantangan dan perubahan zaman?
Fenomena-fenomena yang terjadi dewasa ini:
1.Fenomena dunia anak-anak.
Melalui televisi dilihat dari budaya sepertinya tidak apa-apa, dianggap melatih generasi mendatang supaya bisa menyesuaikan dengan komunitas global tapi ditinjau firman Allah hal ini mengarah pada gerakan satanisme; contohnya adalah tayangan Teletubbies. Film ini ditujukan pada anak-anak untuk tujuan jangka panjang supaya belajar terus-menerus sepanjang hidup supaya siap hidup di masyarakat global. Teletubbies adalah empat makhluk berbulu lembut diperankan manusia, assesorisnya merupakan simbol-simbol budaya Babel kuno dan Mesir kuno yang diangkat dan dikemas secara modern yang sebenarnya mempunyai tujuan-tujuan terselubung. Tokoh-tokohnya Po – antena yang digunakan berbentuk lingkaran melambangkan kesatuan, ketuhanan, dewi-dewi lambang penyembahan berhala, bagi pemuja berhala lambang feminitas; Dipsy – antena berbentuk tiang/tongkat lambang phallus (alat kelamin laki-laki), memuja phallus sebagai kekuatan untuk membawa benih kehidupan baru ke dalam dunia; Laa Laa – antena berbentuk spiral dan tongkat, lambang dewi-dewi, rahim wanita, kesuburan dan kekuatan ular bentina dan lambang pria disatukan menggambarkan homosexual dan lesbian. Tingky Winky – antena berbentuk segitiga menghadap ke bawah merupakan rahim seorang wanita, lambang ini kemudian diadopsi komunitas homosexual dengan warna ungu, dan bagi komunitas lesbian segitiganya berwarna pink.
Metoda yang digunakan mengambil dari Alkitab seperti dalam Ulangan 6:7, diajarkan berulang-ulang. Adegan-adegannya sepertinya mendidik, waspada dalam mendidik anak karena ini adalah racun, lambang penyembahan berhala ada di dalamnya. Ulangan 18:9-10, I Korintus 5:6.
2.Fenomena dunia pemuda dan remaja.
Ketika manusia membentuk image yang mereka menganggap perhiasan, kalung, gelang, anting-anting, sticker, sablon, dan lain-lain padahal menghujat Allah, Paulus mengatakan Roma 1:21-25 mengatakan ...mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya... Lambang-lambang yang digunakan antara lain: hexagram/hexagon = dikenal sebagai Bintang Daud dipakai Setan untuk hipnotis; pentagram = bintang timur dipakai para tukang sihir untuk melakukan white magic; swastika = sun wheel, dipakai Adolf Hitler tanda melawan Tuhan; broken cross = salib yang dipatahkan, digunakan oleh pemuja musik Heavy Metal mengarah gerakan pemberontakan, Church of Satan = gereja Setan; NKH = lambang dari pemuja sex; salib terbalik merupakan penghinaan dan penolakan salib Kristus; Satanic cross lambang ragu terhadap firman Allah tanda kesatuan Setan, Beliel, Lewiatan dan Lucifer; T cross diukir didahi digunakan pengikut agama Mitras; star & crescent = bintang dan bulan sabit lambang Lucifer dan Diana tanda kuasa ilmu putih dan kalau bulan terbalik adalah lambang pengikut setan mula-mula; anarchy lambang pemberontakan, penolakan hukum-hukum di pemerintah maupun di rumah; piramida segitiga lambang untuk mengundang Setan; kumbang = Beelzebul lambang reinkarnasi Mesir kuno, jimat untuk melindungi dari kuasa-kuasa lain.
Melalui film kartun dan komik-komik: Naruto dan Avatar adalah pintu gerbang pemikir filsafat gerakan zaman baru yang intinya be your self, all by myself, I am is everything, everything is I am mendidik tanpa sadar tidak membutuhkan Tuhan; gelang, perhiasan kesehatan dikemas modern berdasarkan filsafat oriental (batin) dituangkan dalam perhiasan yang tujuannya menyeimbangkan bio magnetik dalam tubuh manusia.
3.Fenomena dunia bisnis.
Bulan Mei ini akan diluncurkan satelit milik Mondex International Company. Mondex money (uang) dan dexter (lokasi di tubuh manusia). Wahyu 13:16-18, sistem keuangan sedang dikemas rapi untuk membuat manusia praktis dan mengalami kemudahan-kemudahan dengan menggunakan micro chips Mondex yang berisi angka 666 yang besarnya seperti helai rambut yang mampu menampung data pribadi seseorang yang diletakkan di dahi dan tangan kanan; dan penggunaannya sudah diterima oleh 20 negara di dunia.
Dalam proses gereja menghadapi semburan air yang deras –kemudahan transaksi tanpa uang tunai– memang pada akhirnya kalau tidak punya tanda ini tidak bisa berjual beli tapi tolak semua penawaran ini, kalau ia menerima berarti ia mengakui dan menjadi anggota antikris. Sekalipun hal ini terjadi gereja akan diberikan sayap burung nasar untuk terbang dan disingkirkan di padang gurun dan kita tidak akan mengalami masa antikris kalau kita memiliki firman dan Roh Kudus (Wahyu 12:14).
Amin.
Sunday, April 26, 2009
PENGAKUAN AKAN TUHAN DALAM HIDUP KITA
Oleh Pdt. Heri Setiyono
Amsal 3:6 - Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.
Pengakuan lahir dari kesadaran, menghadirkan pemahaman yang dilatarbelakangi pengertian, pengetahuan. Dia yang menentukan keberadaan saya, keberhasilan saya. Untuk menyampaikan pengakuan seperti itu kepada seseorang melalui suatu proses. Akuilah Dia dalam segala lakumu sebab di dalam setiap apa yang kita lakukan kita sesungguhnya mempunyai ketergantungan dengan Tuhan. Ada banyak hal yang tidak mampu kita kerjakan dalam hidup ini, sesuatu yang akan menyampaikan kita kepada keberhasilan dan hanya Tuhan yang mampu melakukannya bagi kita. Ketika menyadari bahwa Tuhan telah melakukan sesuatu yang tidak mampu saya lakukan sehingga saya datang pada situasi dan kondisi seperti sekarang ini, pengakuan ini muncul dari mulut kita, Dia yang telah melakukannya bagi saya.
Pengakuan apa yang Tuhan tuntut dari hidup kita? Pengakuan itu bisa diwujudkan lewat sikap, aktivitas, lewat apa yang kita lakukan seumur hidup kita. Dari mana kita mulai dan bagaimana kita membuat pengakuan tentang Dia?
Ulangan 12:1, 5-7, kata harus berarti ada sesuatu yang ditekankan oleh Tuhan, begitu penting dalam hidup kita. Pengakuan yang harus keluar dari dalam hidup kita bahwa Tuhan memilihkan satu tempat untuk kita bertumbuh dewasa di situ yaitu gereja lokal, kalau pengakuan ini ada dalam kehidupan kita berjemaat di gereja lokal, tidak mudah untuk kita berpaling dari gereja lokal. Pengakuan itu muncul dari kesadaran dan kesadaran itu tergantung dari sejauh mana kedewasaan di dalam hidup kita sebagai orang percaya. Ada pemahaman dari pengertian, pengetahuan datang kepada kesadaran dan itu melahirkan sikap kita dalam hubungan kita dengan Tuhan, menghargai Dia bahwa Dia telah memilihkan kita tempat di gereja lokal. Di tempat itu Tuhan meletakkan otoritasNya yang diberikan kepada gembala untuk menyelenggarakan otoritas itu. Di gereja lokal Tuhan taruh peraturan dan ketetapanNya, ketetapanNya memberikan dasar, alasan kita berdiri sebagai seseorang, peraturanNya menempatkan dan memberdayakan kita untuk hidup sesuai dengan apa yang Tuhan mau, dibutuhkan sikap tunduk kepada otoritas itu, seumur hidup kita ada keterikatan batin dengan tempat yang dipilih Tuhan.
Pengakuan-pengakuan selanjutnya akan muncul dari kehidupan kita dan apa yang menjadi pengakuan kita di tempat yang dipilih oleh Tuhan, sebab di sana Tuhan memberikan pengalaman-pengalaman bagi setiap kita. Hosea 6:6 - Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran. Kasih setia yang diwujudkan ketika kita datang ke rumah Tuhan menyampaikan korban sembelihan mempunyai kaitan dengan ikatan dan pengakuan dalam apapun yang kita lakukan sepanjang hidup kita, kita terikat perjanjian dengan Tuhan dan sebaliknya Tuhan terikat dengan kita.
Korban bakaran adalah pengenalan akan Allah, pengakuan kita sebatas bagaimana dan sejauh mana kita mengenal Allah dan pengenalan itu datang dari pengalaman yang Tuhan berikan kepada kita. Abraham yang membawa Ishak anaknya untuk dipersembahkan kepada Tuhan dan Tuhan memberikan ganti seekor domba, dari pengalaman yang Tuhan berikan datang pengakuan Dialah Yehova Yireh. Imam harus menjaga, mempertahankan api harus tetap menyala di mezbah korban bakaran ini berbicara tentang persekutuan kita dengan Tuhan tidak pernah berhenti. Korban sembelihan berbicara Yesus seperti anak domba yang kelu yang dibawa ke tempat pembantaian seperti yang dinubuatkan oleh nabi Yesaya. Dibalik kerelaan untuk melakukan kehendak Tuhan, kita akan melihat kerinduan hati kita diwujudkan oleh Tuhan. Korban persepuluhan dilatarbelakangi pengakuan bahwa Tuhan terlibat dalam usaha/pekerjaan saya sehingga datang pada keberhasilan seperti ini. Korban khusus kepada Tuhan, Tuhan melibatkan saya dalam pekerjaanNya untuk mencapai sesuatu, diberdayakan Tuhan. Korban nazar, pengakuan yang terwujud adalah Tuhan mampu melakukan segala perkara, apa yang tidak mampu saya raih Tuhan mampu mengadakannya. Korban sukarela berbicara pengakuan keberadaan/kehadiranNya memberi dampak yang luar biasa dalam hidup kita. Anak sulung sebagai korban sulung di rumah Tuhan, pengakuan bahwa Tuhan sumber yang tidak pernah kering, Tuhan sumber kebutuhanku.
Orang Kristen yang dewasa, di mana bisa terwujud? Di gereja lokal, pengakuan-pengakuan yang harus terpancar keluar sebagai bau harum pengenalan akan Tuhan. Bagaimana sikap kita di hadapan Tuhan, apakah pengakuan kita membawa sikap yang benar di hadapan Tuhan yang melahirkan perilaku yang benar di hadapan Tuhan?
Amin.
Sunday, April 19, 2009
PENCOBAAN YANG ADA DI DALAM DIRI MANUSIA
Oleh Pdt. Frans Z. Assa
Yakobus 1:13 - Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapa pun.
Kata pencobaan di ayat ini seperti kata pencobaan di Yakobus 1:2; dalam bahasa Yunani menggunakan dua kata yaitu dokimion (= ketika menemukan kelemahan seseorang maka orang yang menemukan kelemahan ini akan menguatkan dia) dan peirazō (= ketika menemukan kelemahan maka kelemahan ini digunakan untuk menghancurkan). Dokimion, ketika Yesus menemukan kelemahan Petrus –ia ingin kembali ke pekerjaan lamanya– Yesus menguji Petrus dan bertanya, “Apakah engkau mengasihi Aku?” Justru pada saat Petrus sedang hancur, itulah titik lemahnya, Tuhan berkata: “Petrus berilah makan domba-dombaKu.” Ketika Tuhan temukan kelemahan, kelemahan ini Tuhan sentuh supaya orang ini sadar dan datang pada satu pengakuan, setelah itu Tuhan pulihkan dan Tuhan berikan kepercayaan gembalakan domba-dombaKu. Beda dengan peirazō, ini yang Yakobus bicarakan di ayat 13 - ... janganlah ia berkata: "Peirazō ini datang dari Allah!"... Di ayat-ayat sebelumnya Yakobus berbicara tentang pencobaan di luar diri manusia, namun mulai di ayat 13 Yakobus berbicara tentang pencobaan yang ada di dalam diri manusia. Peirazō bukan dari Tuhan, ini harus dilawan.
Jadi potensi untuk tergoda, terjebak dan hancur rupanya sudah ada di dalam diri manusia. Kapan potensi ini masuk di dalam diri manusia? Ketika manusia tidak menaati firman Allah di Taman Eden, mereka melanggar firman Allah, makan buah yang dilarang Tuhan maka dosa masuk ke dalam manusia, sengat-sengat dosa yang membawa potensi untuk tergoda juga masuk ke dalam manusia. Pada waktu Tuhan menciptakan manusia, Tuhan tidak pernah memberi potensi untuk tergoda, Allah ciptakan manusia mempunyai hak bebas untuk memilih. Tergoda atau tidak itu pilihan bukan karena potensi tapi pilihan manusia.
Pencobaan/potensi apa saja yang ada dalam diri manusia yang acapkali menggoda, menjerat dan akhirnya menghancurkan manusia?
1.Rasa takut/roh takut, roh cemas, roh kuatir.
I Petrus 5:7, Matius 6:25. Kita memang punya potensi untuk takut, cemas, kuatir dan sekarang manusia berusaha untuk mencari-cari jalan keluar, tapi serahkanlah semua itu pada Tuhan.
2.Hawa nafsu daging.
Paulus memberikan perincian ada 17 daftar keinginan/hawa nafsu daging dalam II Timotius 3:1-5, mereka yang memiliki dan menyimpan roh-roh ini, mereka adalah orang yang tidak mempunyai kasih.
Roh takut, cemas dan kuatir ada di dalam diri manusia. Apa saja yang membuat manusia takut, kuatir dan cemas?
1.Penyakit.
Yesaya 52:14, I Petrus 2:24, Yesaya 53:4. Ketika Yesus naik ke Golgota penyakit kitalah yang dipikulNya, Dia yang memikul menggantikan kita dan kita telah bebas karena itu jangan ditaklukkan oleh roh kuatir, cemas dan takut.
2.Musuh.
Walaupun kita tidak mau mempunyai musuh, tapi ketika terbayang kata-kata, sepak terjangnya itu membuat kita cemas. Amsal 16:7 - Jikalau TUHAN berkenan kepada jalan seseorang, maka musuh orang itu pun didamaikan-Nya dengan dia. Didamaikan Tuhan = diselesaikan Tuhan. Kapan dan bagaimana Tuhan berkenan pada jalan hidup seseorang?
I Samuel 16:1, Daud dilantik menjadi raja itu bukan karena Daud mempromosikan diri, dan bukan keinginannya tapi karena Tuhan yang memilih, tetapi dalam II Samuel 16:7-8 datanglah Simei yang memaki-maki Daud, memperkatai dan mengecamnya. I Samuel 16:23, bahkan dua kali Saul mengerahkan tentaranya untuk membunuh Daud. Sekalipun demikian Daud tidak pernah membalas, Daud mengambil pilihan dan komitmen untuk melakukan firman Allah selama-lamanya (Mazmur 119:112).
Ketika Tuhan berkenan kepada jalan seseorang maka musuh itupun didamaikan dengan orang itu, Tuhan dapat menahan musuh agar berhenti menyakiti. Kejadian 31:22-24; 30:43, Laban geram dan panas hati ketika melihat kekayaan Yakubmenantunya bertambah-tambah.
Kejadian 33:1-4, Yakub sedang cemas, kuatir, ini sedang menggoda dia. Laban mengejarnya dan Yakub harus pulang dari Haran ke Hebron dan ia harus melewati Edom – daerah Esau, padahal sejak 21 tahun sebelumnya Esau sudah mengambil keputusan bila bertemu ia akan membunuh Yakub, namun benarlah apa yang dikatakan firman Allah dalam Amsal 16:7, Tuhan membuat Esau ramah sehingga justru ketika Yakub melewati Edom, Esau berlari-lari mendapatkannya lalu bertangis-tangisanlah mereka.
Baik Daud maupun Yakub, mereka mempunyai kelemahan tapi mereka mempunyai komitmen mau melakukan firman Tuhan. Tuhan tidak pernah gagal menepati janjiNya, Dia pasti menepati janjiNya ketika jalan hidup kita berkenan kepada Tuhan, musuh akan didamaikan bahkan air deras sungai Yordan Tuhan mampu membalikkan ke hulu (Mazmur 114:3).
Amin.
Sunday, April 12, 2009
MAKNA PASKAH
Oleh Pdt. Frans Z. Assa
Makna Paskah bagi kita yang sedang mengadakan perjalanan iman –yang suka atau tidak suka kita harus menghadapi ‘ulangan-ulangan’. Paskah berarti hari raya kebangkitan Nabi Isa menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia; peringatan wafat dan kebangkitan Isa Almasih menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia; Passover - bahasa Inggris berarti perayaan roti tidak beragi, diangkat dari passing over = malaikat pembinasa waktu lewat tidak mampir di rumah orang-orang Ibrani; Pesah - bahasa Ibrani = perayaan roti tidak beragi; sejarah disimpannya anak domba baru kemudian disembelih pada hari yang ditetapkan Tuhan.
Pernyataan Paulus melalui I Korintus 15:12-18 kalau sampai Yesus tidak bangkit dari antara orang mati akibatnya sia-sialah pemberitaan tentang firman Allah, sia-sialah ibadah/kepercayaan kita, kita tetap hidup di dalam dosa, mereka yang telah mati di dalam Kristus akan binasa. Jadi betapa celaka hidup kita kalau Yesus tidak bangkit dari kematian, tapi bersyukur kepada Allah karena Yesus bangkit dari kematian; itu sebabnya Paulus berkata dalam Filipi 3:10 - Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, ini keinginan dari Paulus, saya boleh mengalami penderitaan, kematian (bukan hanya berbicara kematian jasmani tapi kematian semangat, tekad) tapi puji Tuhan, Yesus sudah bangkit dan saya akan bangkit dari semua kehancuran. Paulus mengerti makna kuasa kebangkitan Yesus. Kata mengenal bila hanya sebatas mengetahui dalam bahasa Yunani ginosis; Paulus berbicara ia ingin ginōskō (mengenal melalui pengalaman–menjadi satu hati, satu roh dan satu jiwa) melalui kebangkitan Kristus.
Mengapa Yesus harus mengalami proses datang ke dunia menjadi manusia dan lahir di Betlehem, melayani, pada waktu pelayanan Ia banyak menderita, puncak penderitaanNya ketika Ia harus memikul salib, mati di kayu salib menggantikan kita –sebetulnya kita yang harus menderita karena dosa tapi Tuhan tidak rela kita menderita, itu sebabnya Ia menggantikan kita–, dan bangkit?
Amsal 27:20; Amsal 30:15,16; Habakuk 2:5, kuburan/dunia orang mati dan kebinasaan (pintu/gerbang neraka) tidak pernah puas dan tidak pernah berkata cukup, segala bangsa akan ke sana dan ketika orang-orang ini ke sana, kuburan dan maut tidak pernah menolak. Apa yang terjadi ketika Yesus datang ke dunia, kemudian melayani sekalipun ditolak lalu menderita dan mati di kayu salib, dikuburkan? Apa yang terjadi ketika proses ini berlangsung?
Mazmur 18:15, saat Yesus bangkit semua yang menguasai kubur, kematian diserakkan, hubungkan dengan Matius 28:2 pada waktu Yesus mati lalu dikuburkan, Iblis yang menjadi penguasa kubur dan maut berpesta karena merasa sudah menang tapi hari yang ketiga Yesus bangkit, terjadilah gempa bumi yang besar, panah-panah api dari Tuhan dilepaskan. Malaikat kebangkitan yang Paulus katakan dalam Roma 8:11 turun dari langit terjadi kilat yang bertubi-tubi dan diserakkanNya mereka. Mazmur 18:16, saat Yesus bangkit kelihatanlah dasar-dasar laut, kubur yang sudah menelan banyak orang mati, hubungkan dengan Yehezkiel 37:1-2 ketika dasar-dasar laut yang Yehezkiel gambarkan sebagai lembah perjuangan hidup manusia terbuka, terkuaklah penderitaan manusia, manusia digambarkan seperti tulang-tulang yang berserakan, hidup yang berantakan, ini keadaan manusia yang sesungguhnya penuh dengan jeritan, mohon jalan keluar, mohon pertolongan. Saat Yesus bangkit dari kematian, Ia mengangkat orang-orang yang tidak ada harapan yang digambarkan seperti tulang-tulang berserakan, Tuhan hembuskan Roh sehingga tulang-tulang ini bisa bergerak. Kebangkitan Yesus menarik tulang-tulang ini sehingga bersatu, bertemu menjadi kerangka sehingga menjadi utuh, ini pekerjaan kebangkitan Kristus. Mazmur 18:17; Mazmur 40:3, kebangkitan Kristus membuat kita utuh kembali lalu Ia meletakkan kaki kita di atas bukit batu dasar yang benar yaitu Yesus Kristus sehingga kita menjadi kuat.
Amin.
Tuesday, April 07, 2009
KEBEBASAN DALAM KETERIKATAN FIRMAN ALLAH
Oleh Pdt. Frans Z. Assa
Yakobus 1:10 - dan orang kaya karena kedudukannya yang rendah sebab ia akan lenyap seperti bunga rumput.
Terjemahan bahasa Inggris - But the rich, in that he is made low: because as the flower of the grass he shall pass away.
But = tetapi (bahasa Sansekerta) adalah kata sambung sebagai intra kalimat yang menyatakan pertentangan. Kaya bukan hanya menunjuk kepada keuangan, harta benda namun mereka yang dikategorikan kaya masa depan, posisinya kalau Allah rendahkan dia, bersukacitalah. Ternyata ada orang yang posisi/situasinya kaya tapi Allah merendahkan dia.
Saat seseorang direndahkan Tuhan, itu bukan cita-cita/tujuan Allah, mungkin itu teguran Allah, ada kesalahan yang harus ia perbaiki. Apa yang Allah sudah siapkan/sediakan saat Ia menciptakan manusia sehingga ketika seseorang direndahkan Tuhan ia harus memahami?
Kejadian 2:8 - Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di
Ketika Tuhan rendahkan seseorang tidak ada alasan untuk menyalahkan Tuhan karena sejak awal Tuhan sudah siapkan taman
Kejadian 2:15-17, ketika Tuhan menyerahkan taman
Soal berkat yang Tuhan sudah siapkan itu tetap ada namun kita harus bekerja, mengolah tanah itu. Jangan kuatir, kalau kita mau berusaha, bekerja, kita pasti akan menuai (II Tesalonika 3:10, Kejadian 8:22). Kalau kita memelihara kebenaran firman Allah, firman Allah itu yang akan terjadi dalam hidup kita, Tuhan kita adalah Tuhan pelipat kali gandaan, hanya saja seringkali kita ingin bebas dan tidak mau terikat dengan firman Allah.
Amsal 3:9-10 adalah penggenapan dari Kejadian 2:15-17, 3:23, 8:22, muliakan Tuhan dengan mempersembahkan harta kita, dengan hulu hasil, dan mengembalikan milik Tuhan, 10% yang kita lepaskan akan menyucikan yang 90% yang masih ada sehingga tidak akan terjadi kebocoran-kebocoran. Dari mana kekayaan yang Tuhan beri untuk kita? Mazmur 105:37, Yesaya 60:5, saat kita bebas tapi menaati aturan maka kelimpahan dari seberang lautan akan mencari kita. Pengkhotbah 2:26, jangan kita iri, orang fasik Tuhan tugaskan untuk bekerja keras mengumpulkan kekayaan dan akan diserahkan pada orang yang dikenan Tuhan, yang menerima kebebasan dari Tuhan tapi mau terikat pada firman Allah.
Kembali ke Yakobus 1:10, merendahkan = tapeinōsis (bahasa Yunani) adalah pengalaman yang tidak nyaman ketika direndahkan, dihina dalam soal kedudukan, keuangan, kekayaan. Kenapa sampai Allah merendahkan seseorang baik dalam kedudukan, harta benda atau dalam predikat apa saja sehingga menjadi hina?
Dalam Ayub 1:1, Ayub disebut seorang yang saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan tapi dalam prakteknya ia selalu merasa benar di dalam tindak tanduknya, ketika ia mengelola usahanya dan berperkara dengan Tuhan (Ayub 9:28-31). Dalam tindak tanduk keseharian sebenarnya ada hal-hal yang perlu diperbaiki tapi ia merasa benar. Tapi bukanlah Tuhan kalau Tuhan tidak insafkan seseorang, Tuhan memakai Elihu (sahabat Ayub yang masih muda) itu sebabnya ketika Ayub menyadari ia punya kesalahan sehingga ia direndahkan sampai habis-habisan dalam hal apa saja yang ia miliki, ia mencabut perkataannya dan Tuhan memulihkan dia (Ayub 42:6, 10,11). Ketika Tuhan pulihkan Ayub, Tuhan tidak memerlukan waktu yang lama, hanya sesaat, sekejap. Biarlah kita memohon pengampunan dari Tuhan maka belas kasihanNya akan dicurahkan dalam sekejap dan apa yang hilang Tuhan kembalikan dua kali lipat, ini cara Allah memulihkan seseorang ketika orang ini mau mencabut perkataannya, keangkuhannya.
Amin.
TUHAN SANGGUP MENGANGKAT ORANG YANG RENDAH
Oleh Pdt. Frans Z. Assa
Yakobus 1:9 - Baiklah saudara yang berada dalam keadaan yang rendah bermegah karena kedudukannya yang tinggi,...
Roh Allah mendorong Yakobus untuk menulis menyentuh seluruh sisi kehidupan kita termasuk mereka yang merasa derajatnya rendah sekali (low degree). Ada dua sisi yang bisa dilihat dari ayat ini, sisi pertama soal keadaan realitanya (apakah karena ia pernah dihancurkan/diremukkan atau memang itulah keadaannya) dan sisi lainnya Allah mempunyai anugerah bagi orang-orang ini, rencana dan cita-cita Allah, Tuhan ingin mengangkat dia mencapai kedudukan yang tinggi.
Mereka yang merasa orang rendahan ¾merasa rendah di bidang apa saja¾ bermegah dalam anugerah Allah, siapkan terminasi supaya kita bisa menangkap isyarat dari Tuhan. Seringkali kita membuang-buang waktu terlalu sibuk dengan urusan kita padahal Tuhan sudah lama menunggu (Lukas 15). Ketika Tuhan menanti-nantikan kita, Tuhan sudah siap dengan kemuliaanNya, dalam kemuliaanNya berisi apapun baik menyentuh kebutuhan rohani maupun jasmani; ketika kita nikmati pemberian Allah kita akan puas.
Otoritas dan kedaulatan Allah atas manusia:
1. Secara umum/universal.
Yesaya 51:5, Tuhan kita adalah Tuhan yang dahsyat, berbicara soal penyelamatan, Ia dapat lakukan dalam sekejap dan sering kali bertentangan dengan keinginan kita, di luar pikiran kita. Kita perlu diselamatkan dalam soal apa? Bisnis, karir, rumah tangga atau apapun juga, Tuhan dapat lakukan itu dalam sekejap. Hidup matinya bangsa-bangsa, hancur utuhnya pulau-pulau berada dalam kuasa Tuhan.
Yesaya 51:6, bagi Allah tidak terlalu sulit untuk memulihkan kita, sedang langit dan bumi kalau Tuhan hancurkan hanya seperti membongkar kain usang, tapi itu semua tergantung bagaimana respon kita pada firman Allah.
2. Secara perorangan/individu.
Mazmur 113:5-8, I Samuel 2:6-8. Tuhan tidak terlalu sulit memperhatikan setiap pribadi, Ia tidak bingung bagaimana caranya untuk merendahkan atau mengangkat seseorang. Tuhan berdaulat atas manusia, untuk memberi hidup atau mematikan tidaklah sukar.
Apakah firman Allah ini dapat dibuktikan? Allah seringkali mempunyai cara yang tidak masuk akal, tapi Allah seringkali ingin membongkar benteng-benteng logika manusia, untuk membuktikan Allah kita adalah Allah yang dashyat, pendekatannya:
1. Kisah Para Rasul 7:19-21. Pada waktu anak-anak Yakub berada di Mesir, jumlah mereka terus bertambah dan ketrampilan mereka melebihi orang-orang Mesir, raja memerintahkan mereka untuk membangun dermaga-dermaga, kota-kota perdagangan dan semua fasilitas sehingga nama Mesir termashyur. Raja menjadi takut orang Mesir akan terancam kalau orang
Hanya mereka yang percaya dan mengimani firman Allah, menyetujui dan menyatukan pikirannya dengan pikiran Allah yang akan mengalami kedahsyatan dan keperkasaan Allah. Mazmur 78:12-16, Kisah Para Rasul 7:22, Tuhan buktikan kalau Tuhan yang mengangkat seseorang tidak ada yang dapat mencegahNya, melalui mulut dan tangan Musa, Tuhan melakukan perkara-perkara ajaib di Mesir.
2. I Samuel 17:3-7. Untuk melawan Goliat yang tingginya 3m, baju besi yang dikenakan 57 kg, mata tombaknya seberat 7 kg yang selama 40 hari 80 kali ia tampil sambil menghujat, Tuhan mengangkat Daud (II Samuel 7:8), seorang yang begitu rendah (low degree), selalu dihina oleh kakak-kakaknya, terlupakan dan tidak diperhitungkan. Tuhan adalah Tuhan yang berdaulat, Ia dapat mengangkat orang yang lemah untuk mempermalukan orang yang kuat.
Allah masih dapat bekerja dengan cara yang luar biasa. Bilangan 23:16, 19, pada waktu itu orang Israel bahkan imam-imam pun iman mereka sudah runtuh, itu sebabnya Allah munculkan Bileam (orang kafir) yang sering mendengar mujizat-mujizat yang Allah lakukan terhadap orang Israel. Tuhan mengunjungi Bileam sebab Bileam hatinya terbuka untuk Tuhan walaupun ia seorang kafir. Saat ini Tuhan sedang bekerja di ‘kalangan Bileam’ dan Yesus sudah memperingatkan dalam Matius 19:30 - Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.
Kalau Tuhan berfirman Ia pasti melakukannya, Tuhan sanggup mengangkat orang yang rendah dan meninggikan dia. Kalau kita mengimani dan meresponi firman Allah, Tuhan mampu bekerja dalam diri kita, Dia pasti melakukan janjiNya.
Amin.
ORANG YANG MENDUA HATI TIDAK AKAN TENANG DALAM HIDUPNYA
Oleh Pdt. Frans Z. Assa
Yakobus 1:8 - Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.
Terjemahan Lama - ...orang yang bercabang hatinya, tiada tetap segala jalannya.
Terjemahan bahasa Inggris - A double minded man is unstable in all his ways.
Ada orang yang sudah menerima Injil dan menikmati banyak mujizat tapi ada satu masa mereka tidak menerima sesuatu dari Tuhan karena mereka ragu-ragu/bimbang terhadap firman Allah dan untuk kedua kalinya Yakobus memperingatkan bahaya ini, ada orang percaya tapi hidupnya tidak stabil dalam segala jalannya (tidak stabil = tidak tenang dalam seluruh kegiatan/aktivitasnya); banyak bencana akan terjadi dalam hidupnya dan orang lain yang menjadi korban.
Di hari-hari terakhir banyak orang menjadi tidak tenang, jangan sampai waktu orang ini tidak tenang Iblis masuk dan ketia Iblis masuk ia memberi konsumsi yang menyenangkannya padahal ini sebenarnya menjebak dan membinasakannya. Jangan sampai ada orang Kristen yang tidak stabil.
Yesaya 32:17 - Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya. Damai = pax - bahasa Latin, damai sejahtera mempunyai keahlian menata, hati ditata, emosi/pikiran dibenahi. Waktu bangsa Israel keluar dari Mesir sementara di belakang mereka orang Mesir mengejar, di samping jurang, di depan mereka laut, mereka panik dan mencoba melempari Musa. Musa coba untuk menenangkan mereka, semua aspek dalam hidup harus ditenangkan dan akibat kebenaran semua ditenangkan.
Kenapa sampai ada orang Kristen yang tidak tenang dalam jalannya?
Matius 11:29, ketika Tuhan memberi kuk (ikatan ilahi) karena Ia sangat mengasihi kita supaya kita bergairah terhadap firman Allah, menaati firman Allah, maka Tuhan memberikan jaminan kita akan tenang/stabil, jangan terikat pada yang lain (pada nasihat orang fasik).
I Yohanes 3:19, Tuhan selalu berikhtiar untuk kita, kita berasal dari kebenaran sehingga kita selalu bisa memiliki jalan hidup yang tenang. Kebenaran selalu memberi hasil, memberi ketenangan, ketika kita berada di kebenaran, kita bisa tenang menghadapi apapun. Firman Allah yang memproduksi ketenangan. Tuhan mengukur hati kita bukan kepala (kemampuan otak) kita, hati adalah terminasi, kita harus membuat terminal, Tuhan akan datang pada hati kita, kalau hati terawat maka otak/pikiran pasti terawat. Kita akan tenang di hadapan Allah dan sesama dan mereka akan melihat dan menemukan yang ada di dalam hidup kita Yesus.
Kenapa ada orang percaya yang tidak stabil dalam segala jalannya? Kembali ke Yakobus 1:8, karena orang ini orang percaya tapi suka bercabang hati, mendua hati. Tentang bercabang hati Yesus memberi pengajaran dalam Lukas 16:13, kita tidak bisa membagi hati, kalau sampai mempunyai dua tuan, satu dikasihi dan yang satu akan dibenci sehingga membuat pembanding satu baik dan yang satu jahat. Orang percaya tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.
Bagaimana jika bertuankan Mamon?
Mamon (bahasa Syria) = kekayaan, harta benda, pengertiannya taktik-taktik untuk memperoleh kekayaan, harta benda, semua cara yang dilegalkan untuk mencapai tujuan sekalipun bertentangan dengan kebenaran. Tabiat/taktik Mamon tidak jujur = curang, tidak punya rasa setia kawan. Untuk mencapai satu tujuan jangan punya gaya Mamon (kemunafikan) yang Paulus katakan dalam Efesus 6:11 - tipu muslihat, ada 21 atribut Mamon yang Paulus jelaskan dalam Roma 1:29-31.
Bagaimana jika ber-Tuankan Allah?
Yesaya 44:21, Mazmur 100:5, metoda/gaya Allah: Tuhan tidak pernah lupa pada kita, Ia mengasihi kita. Allah memilih kita dan Ia tidak pernah salah memilih kita karena Ia cinta pada kita dan Ia sudah bayar harga. Tuhan memilih kita untuk selama-lamanya bukan untuk satu masa periodik.
Jadi beda dengan Mamon, kalau kita ber-Tuhankan Allah, Ia mengasihi, setia dan kasihNya tetap selama-lamanya. Mazmur 146:7 adalah salah satu karakter Tuhan kita, kalau kita mau menjadikan Ia yang paling utama. Tuhan membebaskan orang-orang yang terbelenggu dan Ia sudah melakukannya. Tuhan bebaskan Yusuf dari penjara dan juga Petrus dari raja Yohanes Agripa I yang akan membunuhnya. Saat ini juga Tuhan akan membebaskan kita dari ketakutan apapun juga, tapi permasalahannya kepada siapa kita memperhambakan diri? Kepada Tuhan atau Mamon? Kalau kepada Mamon, Mamon akan membinasakan kita, tapi kalau kepada Tuhan, Ia setia dan Ia akan membebaskan kita.
Amin.